Cara berternak rusa dengan mudah dan sukses
Cara berternak rusa
dengan mudah dan sukses
Cara berternak rusa di Indonesia rusa merupakan hewan yang
dilindungi kkarena baru sebagian kecil saja yang telah dibudidayakan secara
intensif sehingga cenderung sebagaihewan langka akibatperburuan yang dilakukan
secara terus menerus tanpa memperhatikan keseimbangan ekosistemnya.Tanduk rusa
hanya tumbuh pada jantan saja.Tanduk terbentuk dari jaringan tulang
(pedicel),yang berawal dari bungkul dikepala berkembang,dan dibungkus oleh
velvet yang dihubungkan dengan pembuluh darah.Setelah 3-5 bulan,pertumbuhan
tantuk telah sempurna dan velvet mengering serta luluh.Tanduk rusa digunakan
untuk berkelahi di antara rusa-rusa dan untuk mempertahankan diri dari musuh.
1.Jenis-jenis rusa
Jenis-jenis rusa di Indonesia yaitu rusa bawean,rusa
timor,rusa totol,dan rusa sambar.
a.Rusa bawean (cervus unicolor), yaitu rusa yang hidup liar
diPulau Bawean,termasuk hewan langka.Jantan bertanduk dan baru tumbuh setelah
berumur 2 tahun.Rata-rata berat badanya dapat mencapai 45 kg.Rusa ini termasuk
mudah dalam beradaptasi pada hijauan pakannya.
b.Rusa sambar (cervus unicolor),yaitu warna rusa sambar
hitam kecokelatan,hidungnya berwarna gelap,basah tebal,dan ekornya
panjang.Berat badan betina dewasa mencapai 40 kg dan jantan 45 kg
c.Rusa timor (cervus timorensis),yaitu warna kulit rusa ini
cokelat kemerahan,pada jantan lebih gelap dan bulu lebih kasar.Berat badanya
mencapai 60 kg,mempunyai daya adaptasi yang sangat tinggi,dan dapat hidup
dihutan yang lebat.
d.Rusa totol yaitu,ukuran tubuhnya relatif besar.Warna
tubuhnya cokelat dan putih.Jantan memiliki tanduk sedangkan betina tidak
mempunyai tanduk.
2.Pemilihan bibit rusa
Bibit rusa jantan memiliki tinggi 90-100 cm dengan berat
mencapai 130 kg.Bibit betina lebih kecil
daripada jantan dengan berat mencapai 90 kg.Bakalan dipilih yang berkaki
kuat,sehat dan tegap,kurang agresif mudah diternakan,warna tubuh cokelat
kemerahan,dan ekor sepanjang 15 sampai 30cm.
3.Perkandangan
Sejauh ini ,pembudidayaan rusa tidak dilakukan didalam
kandang,melainkan di alam terbuka.Rusa nerupakan hewan yang mudah beradaptasi
dengan habitatnya,terutama hidup baik di hutan-hutan yang lebat dan padang
rumput.Bahkan sering terjadi rusa meninggalkan tanduknya dihutan yang lebat.
4.Tata laksana pemeliharaan
Rusa hidup secara berkelompok dan berkumpul untuk meruput
bersama,tetapi rusa betina yang bunting akan lebih suka beristirahat dari pada
mencari makan.Beberapa saat setelah di lahirkan,anak-anak
rusa akan segera berdiri,menyusu pada induknya,dan hidup berkelompok dengan
induknya.Anak rusa baru akan berpisah dari induknya setelah berumur 1 sampai 4 tahun.
5.Pemberian pakan
Rusa sangat memilih
dalam hal pakan.Makanan yang disukai olrh rusa berupa daun-daunan,ranting pada
semak belukar,tunas,dan rerumputan.Rusa termasuk binatang ruminansia sehingga
pakanya harus mengandung selulosa,hemiselulosa sekitar 40% dari berat
kering,serta karbohidrat yang larut dalam air sekitar 25%.Rata-rata kebutuhan
air untuk rusa yang sedang dalam pertumbuhan yaitu 3 liter per hari dan untuk induk
bunting 4,5-6,6 liter per hari sampai umur kebuntingan 5 bulan. Limbah
pertanian,seperti jerami,daun tebu kulit pisang,dan kulit ketela pohong cukup
baik jika di gunakan sebagai bahan pakan bagi rusa.
6.Pembibitan rusa
Pemilihan rusa untuk indukan didasarkan pada pengelolaan
habitat,reproduksi,pakan,dan perilaku masyarakat.Masa reproduksi rusa bekisar
mulai umur 2 sampai 12 tahun.
7.Pemeliharaan kesehatan rusa
Jenis penyakit yang sering menyerang rusa yaitu,panarithium
terjadi pada musim hujan dan menyerang hewan yang berumur 1-3 tahun.Akibat
serangan penyakit ini,bisa menyebabkan kematian hingga 15%.Kembung
juga sering menyerang pada rusa.Kembung disebabkan karena perubahan
pakan,sering terjadi hampir pada semua umur rusa.Endoparasit sampai cacing sampai
menyerang hewan muda.Sementara dermatitis (kudis) menyerang hampir pada semua
umur hewan rusa.
8.Panen dan hasil panen
Berternak rusa untuk
di ambil dagingnya karena daging rusa terkenal akan kandungan kadar kolesterol
yang rendah.Selain itu,pemeliharaan rusa juga menghasilkan tanduk dan
kulit.Untuk di ambil dagingnya,rusa dapat di panen pada umur 3 sampai 4 tahun.



Komentar
Posting Komentar