Cara Menanam Jambu Air Madu Agar Berbuah Lebat
Cara Menanam Jambu Air Madu
Agar Berbuah Lebat
Jambu air madu adalah
buah yang mudah dijumpai di Indonesia. Biasanya pecinta rujak manis hafal
dengan buah yang satu ini. Kali ini saya ingin memberikan tips dan trik bagi
anda yang tertarik untuk menanam jambu air madu. Tidak hanya tips dan trik
biasa tetapi saya akan memberikan bagaimana cara menanam jambu air madu agar
berbuah lebat.Jambu Madu adalah jenis tumbuhan yang tidak sulit dalam
menanamnya, walau memang memerlukan keseriusan dalam perawatan, tetapi dapat
dikatakan mudah, soalnya segala yang diperlukan untuk menanamnya gampang , yang
penting kita dapat menjiwainya sekaligus memiliki keinginan untuk
membesarkannya sampai berbuah. Dibawah ini akan saya jelaskan secara sederhana
cara menanam dan apa saja alat yang diperlukan.
Menanam dan Merawat Jambu Air Madu Agar Cepat Berbuah
Cara menanam jambu air madu agar cepat berbuah relatif sama dengan cara menanam buah pada umunya. Namun ada yang perlu diperhatikan dalam cara merawatnya.Hal yang penting adalah pemberian pupuk kompos secara berkala Inilah cara yang harus dilakukan dalam menanam dan merawat jambu air madu agar cepat berbuah.Berikut ulasannya
1.Siapkan Bibit Untuk Mulai Menanam
Siapkan bibit terlebih dahulu jika anda ingin menanam. Untuk urusan bibit, jika anda ingin tanaman jambu air madu cepat tumbuh dan berbuah maka jangan menanam jambu air madu dari bibit yang terlalu kecil contoh dari bijinya. Pilihlah bibit yang melalui proses cangkok yang dapat mempercepat proses pertumbuhannya anda bisa mencangkok sendiri atau,anda bisa membeli bibit cangkok dipasar pertanian buah.
a).Campur
terlebih dahulu tanah, kompos dan sekam padi, dengan ukuran 50% tanah, 30%
kompos dan 20% sekam padi di tempat terpisah.
b.)Kemudian
masukan kedalam pot atau polibet dengan ketinggian 5cm.
c.)ambil
bibit dan buka atau koyakan polibet bibit dan masukkan bibit ke dalam
pot/polibet yang sudah diisi tanah, kompos dan sekam padi.
d.)Kemudian
ambil tanah, kompos dan sekam padi yang masih ada kemudian masukkan kedalam
Kemudian pot/polibet dan isi sampai penuh setinggi tanah bibit jambu madunya.
e.)Kalau
anda menggunakan polibet maka ada lipat saja polibetnya agar tidak ketinggian.
3.Lakukan Pemupukan dan Penyiraman dengan Benar
Untuk
merawat agar jambu air madu cepat berbuah adalah dengan memberikan pupuk. Pemberian
pupuk adalah saat 1 bulan setelah masa tanam dan dilakukan pemupukan kembali setelah
1 bulan selanjutnya. Pupuk yang digunakan adalah campuran pupuk kandang dan
pupuk kompos (kotoran lembu, kambing dan ayam yang sudah lama), karena
kesuburan jambu madu ini sangat tergantung sekali dari pupuk kompos yang anda
berikan, semakin bagus kualitas komposnya maka akan semangkin cepat besar dan
berbuah pohonnya anda juga memberikan tambahan pupuk TS sebanyak 15 kg untuk
pupuk kandang dan 100-150 gr untuk TS. Campuran ini diberikan saat tiga sampai
empat bulan selanjutnya. Jangan lupa lakukan penyiraman dengan benar.
Penyiraman dilakukan melihat musim jika kemarau maka anda perlu mnyiram lebih
dari biasanya namun jangan berlebihan.Lakukan penyiraman pada pagi hari pukul
09.00 dan sore hari pada pukul 16.00.
4.Lakukan Perontokan dan Penyemprotan ZPT
Perontokan
dan penyemprotan dilakukan untuk merangsang agar jambu air agar cepat berbuah.
Perontokan dapat dilakukan dengan cara membuang daun pada ranting pohon. Daun
yang disisakan hanya empat lembar saja pada tiap pucuknya. Sedangkan
penyemprotan ZPT dapat dilakukan setelah pemupukan lanjutan pertama.




Komentar
Posting Komentar