Cara Mudah Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur
Beberapa cara ternak burung lovebird yang mudah
dan cepat bertelur.Dan pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman
cara ternak lovebird agar cepat bertelur. Salah satu hal yang ditunggu-tunggu
bagi peternak lovebird yang masih pemula adalah lovebirdnya sepat bertelur dan
dapat menetas. Burung lovebird burung yang mudah diternakan.Asli burung
lovebird berasal dari Afrik a tetapi burung ini dapat menyesuaikan diri dengan
iklim yang dipunyai Indonesia yaitu iklim tropis.
Agar lovebird yang kita ternak cepat bisa
bertelur, kita harus pastikan lovebird yang kita miliki berjenis kelamin jantan
dan betina. Karena burung lovebird sangat sulit kita untuk membedakan mana yang
betina dan mana yang jantan.Jika lovebird kita adalah hasil jodohan secara
koloni, bisa dipastikan lovebirdnya sepasang.Anda juga dapat membaca keuntungan
ternak lovebird secara koloni.Jadi agar burung lovebird cepat bertelur adalah
mau kawin. Supaya lovebird mau kawin, birahi sepasang lovebird harus naik. Jadi
kita memberikan treatment yang bertujuan untuk meningkatkan birahi lovebird.
Cara treatment
tersebut adalah dengan memberikan pakan yang bisa meningkatkan birahi lovebird.
Beberapa contoh pakan yang bisa meningkatkan birahi lovebird adalah sayuran
kangkung, tauge, dan kwaci (biji bunga matahari). Para master ternak lovebird
kebanyakan menggunakan kangkung agar birahi lovebird bisa cepat naik.
Kangkung
diberikan 2 kali sehari dan sisa kangkung sebaiknya dibuang saja.kangkung diganti
agar lebih segar. Selama saya beternak lovebird, pemberian kangkung setiap 2
hari ditambah dengan kwaci yang dicampurkan dengan milet putih.
Air minum
lovebird di dalam kandang setiap hari harus diganti. Air minum juga dengan air
matang agar lovebird tetap sehat. Kandang juga harus bersih agar lovebird betah
dan terhindar dari penyakit. Setiap lima hari atau seminggu sekali kandang
dibersihkan.
Berikut langkah-langkah beternak burung lovebird untuk pemula
1. Indukan Lovebird harus sehat dan berkualitasPilihlah indukan Lovebird dari keturunan yang berkualitas. Biasanya, kalau indukan berasal dari keturunan yang sehat dan berkualitas, maka anakannya nanti juga berkualitas. Setelah itu, Anda bisa memilih indukan Lovebird dari sisi suara ataupun warna bulu, tergantung Anda mau beternak Lovebird untuk kontes suara burung atau kontes kecantikan warna Lovebird.
2. Tunggu usia Lovebird siap kawin
Lovebird yang siap dikawinkan biasanya berusia minimal 1 tahun. Jangan lupa, Anda juga harus memilih indukan Lovebird jantan yang lebih tua dari betina. Hal ini ditujukan agar indukan jantan bisa lebih mendominasi pada saat melakukan proses kawin.
3. Pembuatan kandang ternak Lovebird
Kandang atau
sangkar untuk beternak Lovebird menyesuaikan jumlah Lovebird yang akan Anda
silangkan. Jika jumlah Lovebird sedikit atau hanya sepasang indukan Lovebird
saja, maka buatlah kandang Lovebird dengan ukuran 50 x 100 x 50 cm. Kalau
jumlah indukan banyak, buatlah kandang Lovebird yang lebih besar dan
bersekat-sekat.
4. Tempat bertelur Lovebird
Lovebird
membutuhkan tempat bertelur atau tempat mengerami telur yang dinamakan glodok.
Glodok sendiri terbuat dari kayu yang keras berukuran 20 x 20 x 25 cm dan
biasanya berbentuk kotak persegi. Agar Lovebird nyaman, di sekitar glodok
sediakan kayu yang sudah diserut, ranting kecil, atau dedaunan untuk tempat
membuat sarang. Oh ya, biarkan mereka yang membuat sarang sendiri.
5. Mengetahui jenis kelamin Lovebird
Anda harus
mengetahui jenis kelamin Lovebird dan memastikan Lovebird yang Anda kawinkan
memiliki kelamin yang berbeda. Pasalnya, Lovebird yang terlihat berpasangan
belum tentu mempunyai kelamin yang berbeda. Terkadang, Lovebird jantan bisa
berpasangan dengan pejantan lainnya. Begitu juga sebaliknya.
Untuk
mengetahui jenis kelamin Lovebird jantan dan betina, Anda bisa membaca artikel
10 cara membedakan Lovebird jantan dan betina yang paling akurat.
6. Menyiapkan makanan agar Lovebird cepat
bertelur
Agar
Lovebird cepat bertelur, coba tingkatkan gizi pada makanan harian Lovebird,
seperti pemberian milet, biji sawi, Kenari seed, jewawut, jagung muda,
kangkung, tauge, kwaci, tulang sotong, dan lain-lain.
Cara Untuk mengawinkan Lovebird jantan dan betina
Kalau sudah
mengetahui dasar-dasar bagaimana beternak Lovebird, sekarang saatnya Anda
mengawinkanya. Anda cukup memasukkan Lovebird yang sudah dipastikan jantan dan
betina ke dalam kandang ternak. Lalu, tunggu beberapa hari, sekitar 4 hari
hingga 10 hari untuk melihat apakah Lovebird sudah bertelur atau belum.
1.Lovebird bertelur
Jika memang
berjodoh, biasanya Lovebird betina langsung bertelur (sekitar 3 butir). Namun,
tidak semua indukan mau mengerami telur. Ini yang menyebabkan telur tidak
menetas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Anda bisa mendekatkan pasangan
Lovebird lain yang sudah mau mengerami telur.
2.Telur Lovebird menetas
Penanganan
saat telur Lovebird menetas biar dilakukan oleh indukan. Anda tunggu saja
sampai anakan Lovebird keluar dari sarang. Setelah itu, Anda dapat melolohkan
makanan ke Lovebird. Nah, kapan tepatnya Anda boleh meloloh Lovebird atau
memisahkan anakan Lovebird dengan indukan?
3.Meloloh anakan Lovebird
Untuk
meloloh anakan Lovebird, sebaiknya Anda menggunakan suntikan yang besar agar
Lovebird tidak tersedak. Suntikannya pun harus aman. Jarum suntik dilepas dulu,
kemudian diganti dengan selang elastis seperti karet pentil.
Demikianlah
cara mudah beternak burung lovebird agar cepat bertelur semoga artikel ini
sedikit membantu anda dalam melakukan ternak burung lovebird dan yang harus
anda ketahui anda harus banyak belajar dari teman anda yang juga beternak
burung lovebird.Salam sukses dari saya “Ucraes”.




Komentar
Posting Komentar